Tips Entrepreneurship
Wahyu Kuncoro*
Permainan sepak bola ? Nah bisnis pun bisa di analogi
kan seperti permainan sepak bola. Bayangkan, dalam satu lapangan
terdapat 20 pemain yang saling berkejaran dan berlari kesana kemari
demi untuk merebut bola. Tujuan akhirnya ? Tentu saja gawang lawan
kan...
Bola dalam permainan sepak bola sama halnya dengan
“KESEMPATAN” yang menggelinding kesana kemari sesuai dengan
bentuknya yang bulat. Terkadang “KESEMPATAN” ini hanya lewat sekali
atau bahkan kita harus berusasah payah mengejarnya dan kemudian
menggiringnya ke arah yang benar.
Lalu
kapan sebaiknya kita menunggu bola ? menjemput bola ? atau bahkan
merebut bola ?
Nah inilah keputusan bisnis
yang penting. Keputusan menunggu bola hanya tepat dilakukan jika
produk atau jasa yang kita tawarkan masih merupakan satu-satunya di
pasar alias belum ada pesaing atau malah kita yang memegang hak
monopolinya.
Sedangkan jika kita sedangf dalam
tahap pendirian awal bisnis, maka startegi jemput bola atau bahkan
merebut bola dapat menjadi pilihan yang tepat tergantung pada
kekuatan modal kita. Keputusan merebut bola adalah keputusan yang
dilakukan jika kita memang memiliki kemampuan yang dapat memberikan
diferensiasi bernilai tinggi bagi konsumen.
Strategi merebut bola menuntut
keterampilan kejelian dalam membaca kebutuhan konsumen dan mencegah
intensi pembeli untuk membeli dari pesaing. Diferensiasi dan
ketepatan waktu adalah kunci keberhasilan strategi ini.
* Owner Nugramitra Management |